Halo Moms. Meskipun sedang hamil, terkadang kita sebagai ibu-ibu (atau calon Ibu) tetap harus bepergian ya. Entah itu untuk urusan kantor maupun urusan pribadi. Nah kali ini, Armita Consultant akan membagikan tips nih bagaimana cara yang aman agar ibu hamil tetap sehat dan nyaman saat harus bepergian jauh. Kali ini adalah tips bepergian dengan menggunakan travel untuk ibu hamil ya.

Baca: Amankah Ibu Hamil Bepergian Jarak Jauh

Mengapa travel? Karena moda transportasi ini bisa dibilang cukup aman untuk Ibu hamil. Selain itu, tiket travelnya juga bisa dipesan dari jauh-jauh hari sehinggga Ibu hamil tidak perlu berdesak-desakan beli tiketnya. Penumpang travel juga terbatas sehingga tidak terlalu berisik.

Nah berikut ini ya tips travelling yang aman dan nyaman untuk ibu hamil.

 

foto ibu hamil

 

Tips Bepergian Ibu Hamil Menggunakan Travel

1.Pastikan Kondisi Ibu dan Bayi dalam Keadaan Sehat

Namanya juga perjalanan jauh ya, kondisi tubuh yang fit dan prima akan memudahkan perjalanan. Apalagi untuk Ibu hamil yang memang secara khusus memerlukan perhatian lebih.

Sebelum memulai perjalanan jarak jauh, pastikan Ibu dan kondisi janin dalam keadaan sehat ya. Jika perlu, Ibu periksa dulu sebelum pergi ke dokter kandungan atau bidan langganan. Biasanya, jika kondisi kehamilan agak lemah dak ibu hamil tetap harus bepergian, dokter atau bidan akan meresepkan obat penguat kandungan.

2. Minta Ditemani

Kalau bisa, saat bepergian jauh seperti ini, Ibu hamil bisa minta ditemani oleh orang terdekat. Misalnya sahabat atau suami. Ini berguna untuk melindungi Ibu dan janin apabila ada hal yang tidak diinginkan selama perjalanan. Selain itu, teman selama perjalanan yang asyik juga bisa menjadi tempat bercerita dan membuat perjalanan tidak membosankan.

3. Membawa Bekal Cukup

Ibu hamil itu biasanya selalu merasa lapar. Oleh karena itu, supaya perjalanan jarak jauh ini bisa menjadi nyaman, ibu hamil perlu membawa bekal makanan dan minuman yang cukup. Bisa bawa bekal nasi, roti, buah (pisang, apel, jeruk) atau bekal lain yang sesuai dengan selera ibu hamil. Pastikan juga bawa cukup minuman supaya ibu hamil terhidrasi dan tidak lemas.

4. Jangan Membawa Barang Terlalu Banyak

Ibu hamil itu biasanya sudah repot dengan badan dan kondisi janin selama perjalanan. Makanya, usahakan untuk tidak membawa barang terlalu banyak. Secukupnya saja. Paling aman membawa satu tas saja. Selain itu, bagasi travel biasanya juga sempit yang tidak memungkinkan penumpang membawa banyak barang. Beberapa travel menerapkan kebijkan membayar bagasi jika barang bawaannya melebihi batas yang telah ditentukan. Jika barang bawaan banyak, ibu hamil bisa mengambil pilihan untuk mengirimkan barangnya via ekspedisi.

5. Membawa Perlengkapan Pendukung Lain

Ibu hamil perlu membawa ponsel yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan suami, rekan kerja, atau kerabat in case ada sesuai yang terjadi selama perjalanan. Bantal kecil juga diperlukan yang bisa digunakan untuk menyangga bagian pinggang belakang supaya tidak terlalu pergal selama perjalanan. Perlu juga membawa tisu basah atau kering, buku bacaan, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan.

6. Beli Tiket Travel Jauh-Jauh Hari

Jika ibu hamil harus bepergian dan memang perjalanannya sudah direncanakan jauh-jauh hari, Ibu hamil bisa segera memesan tiket perjalanannya dengan segera. Supaya Ibu hamil dapat tiket travelnya dan tidak kehabisan. Misalnya Ibu hamil bisa memesan Travel Cititrans di Traveloka untuk perjalanan Bandung, Jakarta, Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya. Pesan langsung lewat aplikasi dari smartphone akan memudahkan ibu hamil tanpa harus jauh-jauh pergi ke counter atau pool travelnya.

Baca: Tips Perjalanan Jauh Naik Bus Bersama Bayi

Tips Traveling Ibu Hamil

 

Kapan Ibu Hamil Bisa Bepergian Jauh

Kondisi setiap ibu hamil berbeda-beda. Ada yang mual terus dari awal kehamilan sampai akhir kehamilan. Ada yang kuat dan tidak merasakan mual muntah sama sekali. Namun, biasanya, kondisi Ibu hamil yang sering mual muntah (morning sickness) terjadi di awal kehamilan saat usia kandungan 1-3 bulan.

Baca: Mual Muntah Saat Hamil Muda

Oleh karena itu, secara umum ibu hamil bisa bepergian jarak jauh itu di usia kehamilan trimester dua atau usia 4 – 7 bulan kandungan. Saat trimester 3, kehamilan sudah masuk kondisi akhir menjelang persalinan. Biasanya akan disarankan untuk jangan pergi jauh-jauh dari rumah. Takut lahir di jalan bayinya.

Pastikan selalu cek kondisi ibu hamil dan janin sebelum pergi-pergi ya. jangan lupakonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan (dokter kandungan atau bidan) sebelum pergi.

Baiklah teman-teman, itu saja tips hari ini tentang bagaimana agar ibu hamil aman dan nyaman saat bepergian jarak jauh menggunakan travel ya. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di tulisan selanjutnya.

Baca: Cara Hemat Menyiapkan Biaya Persalinan